Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami tekanan hebat pada perdagangan Selasa, 29 Oktober 2026. Pasar saham domestik ditutup di zona merah di tengah aksi jual masif oleh investor asing yang mencatatkan nilai net sell mencapai Rp1,076 triliun.
Pelemahan bursa hari ini dipimpin oleh sejumlah emiten berkapitalisasi besar. Saham PT Barito Pacific Tbk (BRPT) dan PT Indika Energy Tbk (INDY) menjadi sorotan utama setelah mencatatkan penurunan signifikan, yang membebani pergerakan indeks secara keseluruhan.
Di tengah koreksi pasar yang terjadi secara serentak, terdapat pergeseran pada valuasi saham di indeks LQ45:
- INKP Terdiskon: PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP) terpantau mencatatkan Price to Book Value (PBV) terendah di angka 0,28x, menarik perhatian pelaku pasar yang mencari saham dengan valuasi murah.
- Dinamika Sektoral: Sebagian besar sektor mengalami tekanan jual seiring dengan sentimen negatif yang menyelimuti pasar global dan regional.
Para analis pasar modal menyarankan investor untuk tetap berhati-hati dalam merespons volatilitas ini. Aksi jual asing yang cukup besar menjadi indikator bahwa sentimen risk-off tengah mendominasi pelaku pasar institusi saat ini.
Hingga penutupan perdagangan, belum ada katalis domestik kuat yang mampu menahan laju tekanan jual. Pelaku pasar kini menanti rilis data ekonomi lanjutan untuk melihat potensi pembalikan arah indeks dalam beberapa hari ke depan.





